8 Hal Yang Akan Terjadi Saat Kita Mengejar Mimpi (Harga Meraih Mimpi)

Meraih mimpi (sumber: pixabay.com)
Meraih mimpi (sumber: pixabay.com)

Siapa sih yang ngga punya mimpi? Hampir setiap orang kayaknya punya impian. Kita semua berlomba-lomba untuk meraih mimpi. Nah, yang membedakan orang yang berhasil dan tidak berhasil meraih mimpinya, itu ada di kesediaan orang itu untuk membayar harganya. Ngga semua orang mau membayar harga sebuah mimpi.

Ya, mimpi itu ada harganya. Dan kita harus mau membayar lunas untuk bisa mewujudkan mimpi itu. Banyak yang menginginkan macam-macam, tapi tidak mau berbuat apa-apa. Hanya diam, diam, dan diam. Yang ada hanya mengeluh, meratap, seolah-olah dunia berbuat tidak adil padanya. Seolah-olah seluruh alam menghalanginya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

 

Baca juga:

 

Kata siapa mengejar mimpi itu mudah? Paling tidak, ada delapan hal yang akan terjadi pada kita saat kita mengejarnya. Ini tidak bisa dihindari. Pasti terjadi. Tinggal kitanya mau atau ngga untuk melewatinya. Apa saja delapan hal itu? Yuk kita lihat satu per satu.

 

8 hal yang pasti terjadi saat kita mencoba meraih mimpi

 

  1. Akan menyakitkan.
Harga meraih mimpi - akan menyakitkan (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – akan menyakitkan (sumber: pixabay.com)

 

Kata siapa yang namanya mengejar itu akan enak? Lancar-lancar saja? Yang kita lihat dari orang-orang yang sukses biasanya hanya kesuksesannya. Kita lupa melihat apa yang sudah ia lalui untuk bisa sampai disana. Ya, kita akan merasakan sakitnya jatuh bangun mengejar mimpi. Cara yang kita coba tidak selalu berhasil. Malah mungkin banyakan gagalnya. Tapi jangan pernah menyerah. Mungkin kegagalan akan terasa menyakitkan, tapi itu salah satu harga yang harus kita bayar.

Cobaan demi cobaan akan berdatangan. Hambatan demi hambatan akan terus menghadang. Ngga bisa dihindari. Siap-siap saja.

 

  1. Menghabiskan waktu.
Harga meraih mimpi - akan menghabiskan waktu (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – akan menghabiskan waktu (sumber: pixabay.com)

Mengejar mimpi bisa menghabiskan seluruh waktu kita. Bahkan mungkin waktu istirahat kita. Seolah-olah waktu kita hanya untuk mengejar mimpi itu. Seratus persen dicurahkan untuk mencoba berbagai cara untuk mewujudkannya. Hanya berfokus pada apa yang mendekatkan diri kita pada mimpi itu.

Buat anda yang ingin mewujudkan mimpi anda, siapkan deh waktu ekstra untuk hal itu. Proses itu akan banyak menuntut waktu anda untuk difokuskan disini.

 

  1. Menuntut dedikasi.
Harga meraih mimpi - perlu dedikasi (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – perlu dedikasi (sumber: pixabay.com)

Ngga ada tuh yang namanya setengah-setengah. Harus total. Perlu dedikasi 100% untuk bisa mewujudkan sebuah impian. Ngga ada separuh-separuh. Waktu, tenaga, pikiran, emosi, semua harus dicurahkan secara total untuk bisa mewujudkannya. Mimpi akan menuntut dedikasi kita untuk bisa meraihnya. Dia tidak perlu orang yang setengah-setengah. Ia memerlukan totalitas. So, bersiaplah.

 

  1. Menuntut keinginan yang kuat.
Harga meraih mimpi - keinginan yang kuat (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – keinginan yang kuat (sumber: pixabay.com)

Kalau tidak kuat, bukan impian namanya. Itu namanya ngarep. Mimpi di siang bolong. Kosong ngga ada isinya. Keinginan yang kuat dibutuhkan pada saat kita mendapatkan kegagalan demi kegagalan saat mengejar mimpi-mimpi itu. Seberapa kuat kita menginginkannya akan menentukan apakah kita akan bangkit dan berdiri lagi setelah terjatuh. Konsistensi diperlukan juga disini. Jangan biarkan keinginan itu kendur. Kalau tidak, siap-siap saja berhenti di tengah jalan dan kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Pantang menyerah, terus berjalan, seberapa pun beratnya. Itu harganya.

 

Baca juga:

 

  1. Perlu membuat keputusan-keputusan sulit.
Harga meraih mimpi - keputusan yang sulit (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – keputusan yang sulit (sumber: pixabay.com)

Akan tiba saatnya kita sampai di persimpangan. Ada beberapa pilihan yang harus kita putuskan. Mau ambil yang mana? Tiap pilihan terlihat sama pentingnya. Sama-sama prioritas. Sama-sama akan berdampak buruk jika kita abaikan. Tapi keputusan tetap harus diambil. Plus dan minus tiap pilihan harus dipertimbangkan masak-masak. Keputusan yang sulit. Tidak mudah. Butuh keberanian mengambil resiko. Pikirkan semua aspek dan sisi. Siap-siap memutar otak.

 

  1. Menuntut pengorbanan.
Harga meraih mimpi - butuh pengorbanan (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – butuh pengorbanan (sumber: pixabay.com)

Memilih satu pilihan, berarti mengorbankan pilihan yang lainnya. Tidak bisa tidak. Keputusan harus tetap diambil. Kita harus berani mengorbankan pilihan lainnya untuk bisa terus maju di jalur yang tepat menuju impian kita. Mantapkan jiwa. Tegakkan badan. Melangkahlah. Pengorbanan adalah hal yang wajar dalam sebuah proses mewujudkan impian.

 

  1. Memaksa badan kita sampai di batas kekuatannya.
Harga meraih mimpi - kekuatan (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – kekuatan (sumber: pixabay.com)

Tenaga, pikiran, emosi, bakal terkuras. Merasa tidak sanggup, tapi hambatan masih belum mau berhenti datang. Memaksa kita sampai di batas kekuatan kita. Tapi halangan terus dan terus datang ngga pernah berhenti. Memaksa kita melewati batas kekuatan kita. Membuat batasan baru yang bahkan tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Kita akan dipaksa terus dan terus mengembangkan batas kenyamanan kita. Siap-siap deh ditarik sana sini.

 

  1. Akan datang banyak godaan.
Harga meraih mimpi - melawan godaan (sumber: pixabay.com)
Harga meraih mimpi – melawan godaan (sumber: pixabay.com)

Godaan untuk berhenti, menyerah, melupakan, akan terus menerus datang. Tidak sekali dua kali. Tapi terus tidak berhenti. Dia bisa datang dari dalam diri atau dari luar diri kita. Omongan orang, celaan orang, keragu-raguan diri sendiri, semua godaan yang datang untuk menjauhkan kita dari mimpi kita. Bersiaplah menepis semuanya.

Kesemua hal itu tidak bisa dihindari. Harus kita lewati. Itu adalah harga untuk meraih mimpi kita. Terkadang kita ragu, apakah kita memang harus membayar semuanya? Ingatlah, ketika kita sampai disana, kita akan melihat ke belakang dan berkata, “Itu sepadan.”

 

(Kang Galuh, meraih mimpi)

Gabung di t.me/kanggaluhchannel supaya ngga ketinggalan update artikel-artikel menarik lainnya.

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *