kanggaluh

Bagaimana Cara Keluar Dari Titik Terendah Dalam Hidup?

Semua orang pasti pernah merasakan titik terendah dalam hidupnya. Atau, kalau belum, nanti akan merasakannya. Bentuknya sendiri berbeda-beda untuk setiap orang. Tergantung dari kapasitas masing-masing orang dalam menanggung beban dalam hidupnya. Kalau dengar cerita orang-orang yang terlihat sukses dan mapan, biasanya mereka bicara titik terendah mereka dalam hal keuangan. Gimana mereka ngga punya apa-apa lagi. Bangkrut. Kehilangan pekerjaan. Makan susah, apa susah. Buat hidup harus bergantung sama orang lain. Dan

Pocket
Introverts find it difficult to get a partner?

Introverts are harder to get a partner, is that true? This is the status I read on Facebook. Makes me think about it, huh? Introverts are known for being quiet, shy, unable to get along, and various other labels. Like something that must be avoided. Because of the label above, the question arises, if an introverted character like that, how do you want to meet people? How do you find

Pocket
Orang introvert sulit mendapatkan pasangan?

Orang introvert sulit mendapatkan pasangan? Ini status yang saya baca di facebook. Membuat saya jadi mikir, apa iya? Orang introvert terkenal dengan cap pendiam, pemalu, ngga bisa bergaul, dan berbagai macam label-label lainnya. Kayak sesuatu yang harus dihindari. Karena cap-cap di atas, muncul pertanyaan, kalau karakter introvert seperti itu, gimana mau ketemu orang? Gimana mau ketemu pasangan? Bakal susah dong? Kira-kira seperti itu pertanyaan yang muncul. Dan ada satu lagi

Pocket
Siapapun tahu rasa kehilangan

Rasa kehilangan. Siapa ngga pernah alami? Hampir semua pernah. Tua, muda, kaya, miskin, semua pernah mengalami. Rasanya? Bergantung apa yang hilang. Ngga akan sama. Bergantung juga kapasitas menerima kehilangan. Kehilangan sesuatu ngga berharga, biasa saja. Ngga ada rasa. Semua terasa normal. Hidup berjalan tanpa gangguan. Kehilangan sesuatu yang berharga? Tanya rasanya sama orang yang pernah mengalami. Apa kata mereka? Berat, iya. Menyesakkan, iya. Sedih, sudah pasti. Menyesal, mungkin. Ngga ada

Pocket
Why I Don't Like Being Compared To Others The Most

A few weeks ago I had a review meeting with top management where I worked. After about an hour of reviewing the progress that I and the team made, he asked why my work was not in line with his expectations. Impressed there is no progress compared to the previous month’s meeting. He asked me if I had difficulties in working on the current tasks. Hmm… Frankly, I can’t answer.

Pocket
Dibanding-Compared with other people, it is the most unpleasantbandingkan dengan orang lain itu paling ngga enak

Beberapa minggu yang lalu saya ada review meeting dengan top management di tempat saya bekerja. Setelah sekitar satu jam me-review progress yang sudah saya dan tim buat, dia bertanya kenapa hasil kerja saya tidak sesuai dengan ekspektasinya. Terkesan tidak ada progress dibanding pertemuan bulan sebelumnya. Dia bertanya apakah saya ada kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang sekarang. Hmm.. Terus terang saya ngga bisa jawab. Karena satu-satunya alasan kenapa ngga ada progress

Pocket
Diremehkan orang lain terus menerus bisa mempengaruhi percaya diri

Kamu pernah diremehkan orang lain? Pernah terus menerus diremehkan? Gimana rasanya? Hilang percaya diri? Minder? Apalagi kalau mulai dibanding-bandingkan dengan orang lain. Gimana cara mengembalikan percaya diri yang hilang itu? Kamu dianggap ketinggalan. Orang sudah mencapai apa, kamu masih dimana. Kamu dianggap gagal. Orang sudah sukses berkarir, kamu dapat kerja saja belum. Dianggap tidak bisa bersaing, lemah, bodoh mungkin, apapun. Kamu dibanding-bandingkan dengan orang lain dan diremehkan. Percaya diri pun

Pocket
Introvert

Bermula dari status teman di facebook, dia nanya apa sih pekerjaan paling cocok untuk introvert? Dari status-statusnya, kesannya susah amat introvert dapat kerja. Kayak introvert itu sebuah penyakit yang ngga bisa diterima di dunia kerja, hahaha. Mungkin dia melihat orang-orang ekstrovert yang supel luar biasa di luar sana. Mudah bergaul dan sangat terlihat sukses dalam pekerjaannya. Sebagai seorang introvert tulen, jiwa saya merasa terpanggil untuk menulis artikel ini, hehehe. Sekedar

Pocket
Do your best

We often hear, “Do your best.” “Do the best.” What exactly is doing the best, anyway? Have you done it already? How do you do it? What makes you say you’ve done it? Do you think, “do your best” is doing the best you can?   As possible as you can? If so, what is the limit? Where are your limits? Try to remember, when you were a kid, you

Pocket
Motivasi pagi

Siapa yang suka bangun pagi? Apa motivasi pagi kamu hari ini? Terlepas dari apa yang memotivasi kamu buat bangun pagi setiap hari, pada akhirnya kamu akan tetap terbangun juga. Kecuali… hehehe. Serem ah. Yang menjadi masalah, kamu terbangun dalam kondisi apa nih? Termotivasi? Semangat? Atau malah lesu ngga ada gairah berbuat apa-apa? Tapi selama kamu masih hidup, kamu pasti terbangun. Jadi ngga ada pilihan. Apapun kondisi kamu saat terbangun, kamu

Pocket