Batas Kemampuan Manusia Menanggung Beban

Banyak masalah? Hadapi (sumber: pixabay.com)

Masalah, ujian, cobaan. Pasti datang silih berganti. Ngga ada yang lolos. Semua kena. Smooth dalam hidup, ngga mungkin. Pasti ada riak-riak kecil bahkan ombak besar yang mengombang-ambing. Hujan gerimis. Sampai badai super. Pegangan. Bertahan menahan kerasnya cobaan. Try to survive.

Pasti lulus? Harusnya. Kita diuji sebatas kemampuan. Wait! Kemampuan yang mana? Merasa tidak kuat? Tidak mampu? Terlalu berat? Catat! Ujian itu batasnya kemampuan MAKSIMAL. Full potential. Bukan seadanya. Ngga yang ecek-ecek. Sekarang merasa tidak sanggup? Cek lagi. Renungkan. Analisa. Pasti ada yang miss. Pasti belum kerahkan semua energi. Pasti masih ada yang bisa dilakukan. Coba lagi. Jangan berhenti disini.

Ujian, untuk naik tingkat. Naik kelas. Naik derajat. Ingat, yang tidak berhasil menghancurkan kita, hanya akan menguatkan kita. Naik kelas, tidak mudah. Ada ujian. Ada tes. Perlu belajar. Kalau lulus, jangan harap akan lebih mudah. Ujian akan semakin sulit. Terus ujian. Terus naik. Hadiahnya ada di ujung sana. Tidak di dunia ini. Dunia ini sebatas ujian.

Ayo! Jangan cengeng. Jangan manja. Yang kuat. Masalah ada buat diselesaikan. Pasti ada solusi. Cari. Lakukan. Gagal, coba lagi. Cari lagi. Terus. Terus. Jangan gampang berhenti. Masalah diciptakan dengan solusi. Pasti ada. Cuma ngga kelihatan. Ngga ketemu sekarang, mungkin nanti. Tunggu waktunya muncul. Sementara, nikmati prosesnya. Enjoy. Rasakan perjuangannya. Resapi. Sadari. Ini hanya masalah kecil. Ujian yang lebih sulit menunggu kita saat kita lulus. Sampai nanti kita benar-benar lulus. Dan dapatkan hadiahnya.

(Kang Galuh, lagi, sore hari)

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *