Cara Paling Jitu Untuk Mempertahankan Motivasi Belajar Kamu

Motivasi belajar harus ditanamkan sejak kecil (pixabay.com)
Motivasi belajar harus ditanamkan sejak kecil (pixabay.com)

Tulisan kali ini tentang menjaga motivasi belajar.

Sudah tahu kan? Yang namanya belajar itu ngga ada habisnya. Kita harus terus belajar sampai akhir hayat nanti. Semangat belajar itu harus terus dikobarkan. Jangan sampai padam.

Tapi, kenapa sih kita harus belajar?

Apa motivasi kita untuk belajar?

Apakah motivasi belajar itu bisa dipertahankan? Bagaimana caranya?

Pertanyaan-pertanyaan itu suka muncul pada saat kita mau mulai belajar. Terutama kamu yang masih sekolah atau kuliah. Kamu mungkin bertanya-tanya, buat apa ilmu ini nantinya? Perasaan ngga ada hubungannya sama hidup saya.

Sering begitu kan?

Nah, artikel ini adalah tentang kenapa kamu harus belajar. Kenapa belajar itu butuh motivasi dan kenapa motivasi belajar itu harus terus dijaga.

Dan yang ngga kalah penting, bagaimana cara menjaga motivasi itu tetap tinggi.

 

Kenapa harus belajar?

Untuk sukses dunia akhirat perlu ilmu (pixabay.com)
Untuk sukses dunia akhirat perlu ilmu (pixabay.com)

Seperti yang sudah saya bilang di awal, ngga ada tuh yang namanya berhenti belajar.

Karena belajar itu, bukan cuma untuk anak sekolahan. Tapi buat semua orang tanpa terkecuali. Tua, muda, kaya, miskin, semua harus terus belajar. Semua harus punya semangat belajar.

Kenapa? Karena hidup itu butuh ilmu.

Ngga percaya?

Waktu kecil kamu lahir, kamu bisa apa? Ngga bisa apa-apa.

Mau jalan, ngga bisa. Lari, apalagi. Mau ngomong, ngga tahu caranya.

Terus gimana kamu bisa kayak sekarang?

Itu karena kamu belajar ilmunya. Gimana cara jalan yang benar, kanan kiri gantian. Coba kalau ngga gantian, jadinya malah loncat-loncat, ngga berjalan.

Begitu juga cara ngomong, makan, dan lain-lain. Semua ada ilmunya. Dan kamu mempelajari itu.

Meningkat lebih tinggi lagi, dalam kehiduan dewasa kamu, mau bekerja, berbisnis, atau apapun, semua butuh ilmu.

Ilmu agama, ilmu bersosialisasi, ilmu tentang komunikasi, bisnis, dll. Intinya, kalau kamu mau sukses dunia akhirat, itu butuh ilmu.

Darimana dapat ilmu?

Ya belajar lah.

Sekarang tahu kan kenapa belajar itu penting.

Ibaratnya, hidup itu berhenti pada saat kamu berhenti belajar.

Kenapa?

Karena jaman terus berkembang, bergerak maju. Begitu banyak dan cepatnya perubahan yang terjadi setiap hari.

Kalau kamu ngga ngikutin? Ngga punya semangat belajar? Siap-siap deh tergilas. Tunggu matinya saja. Kira-kira begitu.

Masalahnya sekarang, apa yang harus kita pelajari?

Ilmu itu begitu banyak. Seumur hidup belajar pun ngga akan cukup untuk menguasai semua.

Terus yang mana yang harus dipelajari? Yang paling penting dan penting saja.

Kamu harus tahu tujuan kamu apa, terus pelajari ilmu yang benar-benar kamu butuhkan untuk mencapai tujuan kamu.

 

Baca juga:

 

Kenapa harus punya dan menjaga motivasi belajar?

Motivasi belajar diperlukan untuk bertahan menghadapi kesulitan (pixabay.com)
Motivasi belajar diperlukan untuk bertahan menghadapi kesulitan (pixabay.com)

Siapa bilang belajar itu gampang?

Susah.

Pusing.

Kadang sampai mual kalau ngga ngerti-ngerti.

Disinilah kita butuh motivasi belajar yang kuat. Kita perlu motivasi yang bisa mendorong kita untuk tetap semangat belajar. Kalau ngga ada motivasi, ngga akan ada yang namanya belajar. Yang ada hanya bermalas-malasan.

Ada motivasi, rasa sulit menuntut ilmu akan menjadi ringan. Belajar ngga lagi terasa berat. Karena ada pendorong yang kuat untuk kita belajar.

Kita tahu apa yang dituju dan ada sesuatu yang mendorong kita untuk terus maju.

Dan motivasi belajar itu harus terus dijaga. Dipelihara.

Motivasi hilang, ibarat motor kehabisan bensin. Bakal mogok di tengah jalan. Berhenti. Makanya kamu perlu memastikan motor itu tetap menyala dengan terus menjaga motivasi kamu.

 

Gimana menjaga motivasi belajar?

Terus refresh motivasi belajar kamu, semangat belajar kamu (pixabay.com)
Terus refresh motivasi belajar kamu (pixabay.com)

Oke, kenapa harus belajar, kamu sudah tahu. Kenapa butuh motivasi belajar, kamu sudah tahu. Kenapa motivasi belajar harus dipertahankan, kamu juga sudah tahu.

Pertanyaan selanjutnya yang ngga kalah penting, bagaimana cara mempertahankan motivasi?

Biasanya, motivasi ini kencang di awal-awal. Semangat belajar membara. Tapi… Seiring berjalannya waktu, plus diterjang oleh rutinitas-rutinitas yang membosankan, motivasi kamu mulai kendor.

Kamu mulai lesu. Malas-malasan.

Nyaman dengan kondisi sekarang.

Semangat belajar tinggal jadi cerita lalu.

Ngga mau lagi susah-susah belajar. Tinggal menjalani hidup apa adanya. Begitu pikir kamu.

Kembali lagi ke awal tulisan, hidup akan berhenti pada saat kamu berhenti belajar. Kamu mau?

Untuk menjaga motivasi kamu tetap kuat, kamu harus menemukan dulu alasan kenapa kamu harus belajar.

Apa yang ingin kamu raih?

Apa yang akan terjadi kalau kamu ngga belajar?

Temukan jawaban-jawaban itu. Kemudian asosiasikan bagaimana senangnya kamu saat kamu berhasil meraih apa yang kamu mau.

Dari hasil belajar itu. Kamu jadi punya ilmu, bisa kamu aplikasikan, yang kamu cita-citakan pun bisa kamu raih.

Bayangkan betapa bangganya kamu saat itu. Betapa puasnya kamu ada di level itu. Betapa kamu sangat bahagia dengan pencapaian kamu.

Kemudian bayangkan keadaan sebaliknya. Kalau kamu ngga belajar, kamu ngga akan punya ilmu.

Ngga punya ilmu, sama dengan ngga bisa apa-apa. Hidup kamu akan terpuruk, dibawah, ngga bisa diharapkan.

Bayangkan sakitnya kamu saat itu. Betapa kamu menyesal ngga belajar sebelumnya.

Kamu malu bertemu dengan teman-teman kamu yang berhasil karena mereka mau belajar.

Bayangkan betapa sedihnya orang tua kamu dan orang-orang yang menyayangi kamu melihat kondisi kamu saat itu.

Gabungkan keduanya.

Kebahagiaan yang kamu rasa saat kamu belajar dan sakitnya kegagalan karena kamu ngga mau belajar.

Itu akan menggerakkan kamu untuk mulai belajar.

Selanjutnya, tinggal mempertahankan.

Caranya?

Kamu harus ingat-ingat terus kedua hal diatas. Kenapa kamu harus belajar, apa yang akan kamu rasakan kalau kamu belajar, dan apa yang akan terjadi pada kamu saat kamu berhenti belajar.

Refresh terus ingatan kamu. Jaga terus motivasi itu. Jangan biarkan ia padam.

Sediakan waktu untuk me-refresh rasa itu. Terus refresh. Jangan berhenti. Kamu bakalan perlu itu untuk bisa bertahan saat kamu lagi merasakan susahnya belajar. Kamu bakalan perlu itu untuk membangkitkan kembali semangat belajar kamu.

 

Baca juga:

 

Motivasi ngga melulu muncul di awal

Satu lagi yang perlu diingat, motivasi itu ngga selalu muncul diawal. Dia juga bisa muncul ditengah-tengah. Jadi, kalau di awal-awal kamu belum termotivasi, jalan saja dulu.

Paksa diri kamu untuk belajar. Nanti di tengah-tengah perjalanan, motivasi itu akan muncul dan rasa terpaksa itu akan hilang.

Atau, bisa juga motivasi awal kamu berubah mendadak pas di tengah perjalanan. Ngga apa-apa. Terima saja. Selama itu membuat kamu terus bergerak, apalagi kalau sampai membuat kamu lebih semangat belajar.

Yang paling penting adalah mempertahankannya. Berubah ngga masalah.

 

Apa kesimpulannya?

Hidup itu perlu ilmu. Jangan pernah berhenti belajar (pixabay.com)
Hidup itu perlu ilmu. Jangan pernah berhenti belajar (pixabay.com)

Belajar itu penting. Menjalani hidup itu perlu ilmu. Bahkan untuk sukses di akhirat pun butuh ilmu.

Ngga ada batasan untuk berhenti belajar. Belajar adalah proses terus menerus dari kita lahir sampai kita ngga bisa belajar lagi.

Belajar itu butuh motivasi. Butuh semangat belajar. Cari apa motivasi kamu. Apa yang paling bisa mendorong kamu untuk terus belajar.

Biasanya orang termotivasi untuk mencari kesenangan atau menghindari kesusahan. Cari disitu.

Pertahankan motivasi belajar yang sudah ada. Terus bangkitkan semangat belajar kamu. Terus refresh, refresh, dan refresh. Kamu bakal butuh itu sepanjang hidup kamu. Karena belajar adalah tentang perjalanan seumur hidup.

 

(Kang Galuh, terus belajar)

 

“Yuk gabung di t.me/kanggaluhchannel supaya kamu ngga ketinggalan update artikel-artikel menarik lainnya.”

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *