7 Tips Kreatif Menemukan Cara Menyelesaikan Masalah

Perlu kreatifitas untuk menemukan cara penyelesaian masalah (sumber: pixabay.com)
Perlu kreatifitas untuk menemukan cara penyelesaian masalah (sumber: pixabay.com)

Setiap orang pasti ingin menemukan cara menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Iya lah, siapa yang mau berlarut-larut dalam masalah? Ada banyak cara dan tips yang ditawarkan tentang hal ini. Tergantung kesediaan kita untuk mencobanya atau tidak.

 

Masalah selalu buat sakit kepala

Tahu rasanya berada dalam masalah? Terutama masalah yang pelik. Complicated. Masalah-masalah berat. Rasanya kepala mau pecah. Pusing. Sakit. Dunia seakan-akan berputar disitu-situ saja. Setiap hari kita terbawa dalam pusaran masalah yang itu lagi itu lagi. Ingin cepat berakhir tapi tidak tahu solusinya.

Masalah membuat sakit kepala (sumber: pixabay.com)
Masalah membuat sakit kepala (sumber: pixabay.com)

Selain membuat sakit kepala, masalah itu juga banyak menyita waktu kita. Hampir semua waktu kita dicurahkan untuk bisa memecahkannya. Bukan cuma waktu, tenaga, pikiran, sampai emosi juga ikut terkuras untuk bisa keluar dari masalah tersebut. Badan jadi terasa lemah, lesu, ngga bergairah. Sudah coba berbagai macam cara, tetap tidak bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi itu. Mentok sana sini, ngga tahu harus berbuat apalagi. Sepertinya semua ide sudah keluar.

 

Baca juga:

 

Perlu cara kreatif untuk menemukan pemecahan masalah

Pertanyaannya sekarang, apakah kita sudah mencoba semua cara untuk merumuskan solusi dari masalah yang sedang kita hadapi? Kalau sudah, bagus. Kalau belum? Cobalah untuk berpikir kreatif. Out of the box.

Perlu kreatifitas untuk memecahkan masalah (sumber: pixabay.com)
Perlu kreatifitas untuk memecahkan masalah (sumber: pixabay.com)

Kenapa harus dengan cara kreatif?

Cara-cara kreatif membuat kita ringan. Lebih fun. Dan yang paling menarik, kita bisa dapat solusinya secara tidak terduga. Tahu-tahu muncul begitu saja. Tidak disangka-sangka. Caranya fun, solusinya ketemu, kenapa ngga dicoba? Ya kan?

Sering kita harus berpikir kreatif untuk merumuskan solusi dari masalah yang kita hadapi. Cara-cara lama tidak lagi bisa membantu. Dia hanya berkutat di situ-situ saja. Ngga ke mana-mana. Kolot. Untuk beberapa kasus, bisa. Tapi di banyak kasus yang lain, kita perlu cara-cara yang lebih kreatif.

 

Baca juga:

7 Tips Powerful Keluar Dari Masalah Berat

 

Tips kreatif menemukan cara menyelesaikan masalah

Ada beberapa cara kreatif yang bisa digunakan saat kita mentok mencari cara menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi.

 

  1. Anggap masalahnya ngga penting.
Anggap masalahnya ngga penting (sumber: pixabay.com)
Anggap masalahnya ngga penting (sumber: pixabay.com)

Ya, anggap masalah itu ngga penting. Gimana caranya? Bayangkan saja kalau itu adalah masalah orang lain. Bukan masalah kita. Saat kita melihat orang lain dalam masalah itu, apa yang akan kita sarankan ke mereka? Nasehat apa yang akan kita berikan? Biasanya, kalau kita melihat masalah orang lain, kita lebih bisa melihat big picture-nya. Gambaran besar tentang dimana letak akar masalah yang sebenarnya. Kita juga lebih mudah menemukan solusinya. Begitu kan? Kalau ngasih nasehat ke orang lain lebih gampang kan?

Atau, anggap saja masalahnya masih punya cukup waktu untuk penyelesaiannya. Ngga buru-buru. Bisa diselesaikan nanti-nanti. Kita masih punya cukup waktu untuk memikirkan solusinya. Dengan begini, kita jadi lebih tenang. Kita bisa lebih berpikir jernih dibandingkan bila kita dikejar-kejar deadline untuk menyelesaikan masalah itu. Kita bisa urai satu-satu benang kusutnya sampai ia terbebas kembali.

Intinya, ambil jarak dengan masalah itu. Psychological distance kata para ahli mah.

 

  1. Gambarkan masalahnya.

Ini sama dengan poin nomor satu. Gambarkan masalahnya di atas kertas atau apapun. Tulis sedetail-detailnya tiap isi dari masalah itu. Dengan cara ini, kita bisa melihat dengan lebih jelas dan menyeluruh masalah yang kita hadapi. Kita seolah-olah mengeluarkan masalah itu dari diri kita. Kita tidak lagi di dalamnya.

Gambarkan masalahnya (sumber: pixabay.com)
Gambarkan masalahnya (sumber: pixabay.com)

Dengan berada di luar masalahnya, kita bisa melihat dimana dia kusut. Kita tinggal uraikan satu-satu tiap titik yang kusut itu sampai akhirnya masalah itu terurai kembali. Lagi, kita harus mengambil jarak sejenak dari masalahnya.

 

 

  1. Istirahat dari usaha mencari solusi.
Istirahat sejenak dari masalah (pixabay.com)
Istirahat sejenak dari masalah (pixabay.com)

Berkutat dalam lingkaran masalah pastinya menguras energi. Take a break. Istirahat sejenak. Jangan pikirkan masalahnya. Tinggalkan dia dimana terakhir kita berada. Berapa banyak ide-ide lahir pada saat kita rileks. Santai. Tidak memikirkan apa-apa. Biarkan pikiran bawah sadar kita yang bekerja menyusun pecahan-pecahan masalah dan mencari solusinya untuk kita. Pernah kan dapat ide pas lagi santai? Pas lagi mandi, nyetir, atau sekedar duduk-duduk minum kopi. Ini begitu. Macam Archimedes bilang eureka lah. Itu kan pas dia lagi mandi.

 

  1. Pikirkan masalah saat otak kita lelah.
Cari solusi saat lelah (pixabay.com)
Cari solusi saat lelah (pixabay.com)

Yang ini kebalikan dari poin nomor 3. Saat lelah, kadang bawaannya mau cepat kelar. Cepat selesai. Biasanya, kalau kita mau cepat-cepat selesai, kita akan cepat-cepat tuh biar ngga ketinggalan. Ini juga sama. Karena sudah jenuh, ingin cepat selesai, kita akan dipaksa untuk menemukan solusi secepatnya. Hasilnya, makin cepat pula kita menemukan solusi dari masalah kita.

 

  1. Pindah tempat.
Pindah tempat untuk cari solusi (sumber: pixabay.com)
Pindah tempat untuk cari solusi (sumber: pixabay.com)

Pindah tempat. Cari suasana baru. Jangan di situ-situ saja. Tempat baru, perspektif  baru. Kalau kita terbiasa berpikir di meja kerja, pindah. Mikir di kantin, misalnya. Atau di toilet? Bisa jadi, hehehe. Intinya sih, keluar dari kebiasaan. Lingkungan baru. Refresh. Rasakan nikmatnya berada di lingkungan yang berbeda dan temukan solusinya.

 

  1. Bayangkan kalau semuanya berbeda di masa lalu.
Flashback and see things differently (pixabay.com)
Flashback and see things differently (pixabay.com)

Yup, sedikit flashback itu bisa jadi berguna. Ulang kembali dimana masalah ini bermula. Bayangkan kalau seandainya waktu itu berbeda. Tidak ada masalah seperti yang terjadi saat ini. Sudah? Bandingkan kedua keadaan itu. Dimana bedanya? Apa yang membuatnya tidak sama? Itu adalah akar masalahnya. Kalau sudah ketemu akarnya, solusinya akan jadi lebih mudah ditemukan.

 

7. Brainstorming.

Brainstorm (pixabay.com)
Brainstorm (pixabay.com)

Cara menyelesaikan masalah ini banyak digunakan. Libatkan orang lain. Tanya mereka ada ide apa. Jangan dibantah dulu. Tampung dulu semua ide. Tuliskan. Ide segila apapun tetap diterima. Karena, kadang dari ide-ide gila itu lah solusi bisa datang. Biarkan semua ide itu terkumpul. Kalau sudah, baru kita seleksi. Kerucutkan. Kombinasikan kalau perlu. Sampai akhirnya kita bisa menemukan solusi yang paling tepat untuk masalah yang kita hadapi.

Memang kadang tidak mudah untuk menemukan cara menyelesaikan masalah. Tapi jangan menyerah. Teruslah berusaha. Setiap masalah pasti diciptakan dengan solusinya. Hanya saja kita yang belum bisa melihatnya. Tugas kita hanyalah mencari dan mencari. Solusi itu akan datang tepat pada saat kita membutuhkannya.

(Kang Galuh, mencari solusi)

Gabung di t.me/kanggaluhchannel supaya ngga ketinggalan update artikel-artikel menarik lainnya.

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *