Bagaimana Menemukan Pekerjaan Paling Cocok Untuk Introvert

Introvert
Introvert

Bermula dari status teman di facebook, dia nanya apa sih pekerjaan paling cocok untuk introvert?

Dari status-statusnya, kesannya susah amat introvert dapat kerja. Kayak introvert itu sebuah penyakit yang ngga bisa diterima di dunia kerja, hahaha.

Mungkin dia melihat orang-orang ekstrovert yang supel luar biasa di luar sana. Mudah bergaul dan sangat terlihat sukses dalam pekerjaannya.

Sebagai seorang introvert tulen, jiwa saya merasa terpanggil untuk menulis artikel ini, hehehe.

Sekedar berbagi apa sih sebenarnya pekerjaan paling cocok untuk introvert itu?

 

Yuk, kenali dulu karakter introvert

Karakter introvert dikenal penyendiri
Karakter introvert dikenal penyendiri

Sebelum tahu pekerjaan paling cocok untuk introvert, kamu harus kenali dulu karakter kamu sebagai introvert.

Saya ngga bahas detail disini, yang secara umum dikenal saja.

Kalau mau detail, silakan baca di situs-situs psikologi yang bagus.

Pertama, orang kenal introvert itu ngga bisa basa-basi. Bawaannya serius melulu.

Sulit ketemu orang baru. Ngga banyak omong.

Berarti orang introvert ngga bisa jadi sales?

Kedua, orang kenal introvert itu pemikir. Dia mikir sebelum bertindak. Kadang malah overthinking. Semua dipikirin. Sampai yang perintilan kecil-kecil.

Kesannya jadi lama dalam bekerja. Lambat dalam mengambil keputusan.

Ngga bisa berpikir on the spot. Butuh waktu lebih banyak untuk mencerna informasi dan berpikir.

Apakah orang introvert ngga cocok di kerjaan yang butuh kecepatan bertindak?

Ketiga, orang introvert itu dikenal ngga pede. Minderan. Merasa semua orang lebih hebat dari dia.

Terus gimana orang introvert mau jadi bos?

Apalagi dia juga dikenal sebagai orang yang sulit mengambil keputusan untuk orang lain.

Terlalu baik, kata bos saya dulu (saya dimarahi karena terlalu baik, hahaha).

Ngga mau nyusahin orang lain.

Apakah orang introvert ngga bisa jadi pemimpin yang tegas?

 

Klik dan cari tahu juga:

 

Terus pekerjaan paling cocok untuk introvert itu apa?

Pekerjaan paling cocok untuk introvert
Pekerjaan paling cocok untuk introvert

Dari pengalaman saya pribadi, ngga tahu kalau orang lain, semua jenis pekerjaan bisa dilakukan dengan baik oleh orang introvert.

Beneran!

Memang butuh adaptasi.

Tapi adaptasi bukan monopoli orang introvert saja loh. Orang ekstrovert pun butuh adaptasi pada setiap pekerjaan barunya.

Introvert bisa melakukan semua pekerjaan, hanya saja ia akan melakukannya dengan cara yang berbeda dibanding mereka yang ekstrovert.

Beda gaya. Beda style.

Kamu akan memberi warna yang berbeda di setiap pekerjaan yang kamu lakukan.

Pendekatan kamu berbeda dari yang ekstrovert tentu saja.

Tapi kalau hasilnya sama, ngga masalah kan?

Sayangnya, kebanyakan orang melihat kerja yang benar itu kayak orang ekstrovert.

Aktif. Menggebu-gebu. Bersemangat.

Karena memang mereka yang terlihat.

Muncul di permukaan.

Tapi itu ngga jadi patokan. Bukan standar kerja yang baku.

Orang introvert bisa jadi sales, tapi cara jualannya akan beda.

Dia mungkin akan menjadi sales yang benar-benar menguasai produk yang dia jual. Benar-benar tahu kelebihan dan kekurangannya. Karena dia ngga akan pede kalau harus menjual produk yang dia ngga kenal.

Orang introvert jadi bos? Kenapa ngga?

Bos introvert “rasanya” akan berbeda. Dia akan lebih memberi kebebasan bagi timnya untuk berkreasi dan berkembang.

Mau diskusi tentang hal-hal penting dan mendesak dengan orang introvert? Kenapa ngga?

Asal tahu apa yang akan didiskusikan, introvert bisa membuat persiapan singkat sebagai bahan untuk siap berdiskusi panjang lebar.

Cuma perlu sedikit waktu saja untuk bisa nyambung ke diskusi itu.

 

Klik dan baca juga:

 

Jam terbang yang menentukan

Jam terbang juga menentukan
Jam terbang juga menentukan

Pengalaman saya, jam terbang sangat menentukan apakah kamu bisa cepat beradaptasi atau ngga dalam pekerjaan baru.

Saya orang yang sulit bertemu orang baru.

Saya selalu berpikir, orang lain lebih pintar dari saya. Lebih wah. Lebih hebat. Lebih mengerti segalanya dibanding saya.

Saya minder.

Saya ngga pede.

Kalau ketemu orang baru, bawaannya sudah keringat dingin. Mau kabur saja dari tempat itu. Takut malu-maluin kalau ngobrol ngga nyambung.

Ngga bisa basa-basi, bingung mau ngobrol apa nanti saat-saat awal. Itu sudah menjadi tekanan tersendiri buat saya ketemu orang baru.

Tapi apakah saya menyerah dengan kondisi itu?

Ngga.

Saya paksa diri saya terus bertemu dengan orang baru.

Saya paksa diri saya nyaman di luar comfort zone saya.

Saya ngga berhenti dan menyerah.

Terus coba dan coba lagi.

Gagal, belajar lagi.

Gagal, belajar lagi.

Begitu terus.

Saya yang sekarang berbeda 180 derajat.

Kalau kata orang, dulu malu-malu, sekarang malu-maluin, hahaha.

Tapi dari situ saya belajar. Bahwa saya bisa melakukan apa saja. Asal saya ngga berhenti mencoba.

Saya belajar, bahwa karakter introvert itu bukan hambatan.

Dia malah memberi warna yang berbeda dari pekerjaan yang orang pikir ngga cocok dilakukan oleh orang introvert.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah mencari gaya kamu sendiri.

Jalan kamu sendiri untuk bisa mendapatkan hasil yang diminta.

Sesuaikan dengan karakter introvert kamu.

Buat pekerjaan itu benar-benar kamu banget.

Cari cara bagaimana mengatasi hambatan-hambatannya.

Yang perlu diingat, ngga ada kok yang mengatur-atur bagaimana cara kita bekerja.

Yang penting, hasil yang dicapai sesuai dengan yang diminta. Tepat diwaktu yang sudah dijanjikan.

Jadi, kalau ditanya pekerjaan paling cocok untuk introvert itu apa?

Saya jawab, semua pekerjaan cocok.

Semua pekerjaan bisa dilakukan.

Ada beberapa yang begitu mudah dilakukan karena karakter pekerjaannya sudah cocok dari sananya untuk orang introvert, ada juga yang memang perlu usaha lebih untuk beradaptasi.

Tapi, pada dasarnya, semua pekerjaan cocok untuk introvert.

Kasih warna introvert kamu di tiap pekerjaan yang kamu lakukan.

Tentang hambatan-hambatan introvert lainnya?

Saya akan bahas di tulisan-tulisan saya selanjutnya. Bagaimana saya mengatasi hambatan-hambatan tersebut, seperti overthinking, ngga bisa basa-basi, dan sebagainya.

Ikutin terus blog ini kalau kamu mau tahu.

(Kang Galuh, mengingat-ingat lagi)

 

“Yuk, klik dan gabung di t.me/kanggaluhchannel supaya kamu ngga ketinggalan update artikel-artikel menarik lainnya.”

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *