4 Tips Mudah Untuk Introvert Ini Bisa Membuat Kamu Lebih Percaya Diri Bertemu Orang Baru

Bertemu orang baru (pixabay.com)
Bertemu orang baru (pixabay.com)

Pengalaman Tidak Percaya Diri Bertemu Orang Baru

Masih dalam seri tulisan tentang orang-orang introvert, ini satu lagi yang jadi hambatan bagi mereka.

Termasuk saya sih, hahaha. Ngga bisa menghindar.

Apa itu hambatannya kali ini? Ketemu orang baru! Itu hambatannya.

Cukup berat untuk orang-orang seperti saya untuk bisa ketemu sama orang baru seperti ini.

Harus kenalan, ngobrol, dan lain-lain. Tapi, pasti ada cara menghilangkan rasa takut ini. Cara yang mudah dan efektif untuk bisa mengatasi hambatan yang satu ini.

Cuma, memang butuh waktu dan energi untuk berhasil.

Mana ada sih yang instan?

Pengalaman saya dulu, setiap kali bertemu dengan orang baru, entah itu ketemu klien, supplier, atau tamu yang tiba-tiba datang, yang terjadi adalah keringat dingin mengucur deras.

Ngga tahu mau ngomong apa.

Maklum, orang introvert ngga biasa basa-basi.

Otak blank, ngga bisa mikir apa-apa. Mati gaya kemana-mana.

Pokoknya benar-benar mati kutu!

Ngga bisa berbuat apa-apa. Yang ada pingin cepat-cepat kabur dari tempat itu. Cepat selesai pertemuan itu.

Itu pengalaman saya. Mungkin kamu juga?

Pertanyaannya, kenapa sih kita harus percaya diri ketemu orang baru? Apa untungnya?

Jangan salah. Begini, berapa banyak orang bisa sukses hanya karena mereka kenal dengan orang yang tepat?

Dengan punya network yang luas. Relasi yang bagus-bagus. Ya kan? Belum lagi, siapa yang tahu kalau orang yang baru kita kenal ini bisa membawa kita keluar dari masalah kita? Ngasih jalan keluar? Solusi.

Ngga ada yang pernah tahu. Siapa tahu rejeki kita dilewatkan melalui dia? Ya ngga? Itu juga mungkin.

Nah, kalau ketemu saja ngga pede, terus gimana mau menjalin relasi?

Gimana mau tambah kenalan?

Contoh gampang, kalau ingin bekerja, pasti harus lewat interview.

Nah, kita baru ketemu dengan orang tersebut. Orang baru itu bisa jadi calon atasan kita. Ya kan?

Atau kamu yang ingin berbisnis, mau ngga mau harus banyak ketemu banyak calon-calon pelanggan baru. Harus meyakinkan mereka untuk membeli produk yang anda tawarkan. Siapa tahu salah satu dari mereka adalah calon pelanggan terbesar kamu.

Jadi, bertemu orang baru dan menambah relasi itu penting kan?

 

Baca juga:

 

Penghambat bagi orang introvert untuk bertemu orang baru

Buat sebagian orang, mungkin ngga ada masalah sama sekali ketemu atau kenalan dengan orang yang benar-benar baru. Tapi bagi sebagian yang lain, terutama yang berkepribadian introvert, ini bisa jadi cukup membebani.

Kenapa? Nah ini. Begini.

  1. Takut ngga sesuai dengan ekspektasi orang yang ditemui.
Takut tidak sesuai ekspektasi (pixabay.com)
Takut tidak sesuai ekspektasi (pixabay.com)

Ini hambatan orang introvert yang saya sampaikan juga di artikel yang lain. Kalau memang orang introvert itu punya standar yang tinggi untuk dirinya.

Tapi sayangnya, standar inilah yang dia pakai untuk dirinya. Yang dia bandingkan dengan harus seperti apa dia.

Nah, akibatnya, ia akan selalu merasa tidak bisa apa-apa. Tidak kompeten. Padahal sesungguhnya dia bisa.

Bahkan lebih baik dari orang yang akan ia temui.

Dan lagi, ekspektasi orang yang ia temui mungkin ngga setinggi itu.

Tapi karena standar yang ia buat sendiri, ia jadi tidak berani bertemu orang tersebut. Tidak percaya diri.

 

  1. Takut kalau ngobrol ngga nyambung alias kehabisan bahan.
Kehabisan bahan obrolan (pixabay.com)
Kehabisan bahan obrolan (pixabay.com)

Selain ngga terbiasa berbasa-basi, kebiasaan orang introvert adalah semua harus dipersiapkan. Diperhitungkan. Termasuk bahan obrolan.

Kalau bisa mah dikasih tahu dulu yang akan diobrolkan supaya bisa dipersiapkan bahan-bahannya plus buat aturan supaya ngga boleh keluar dari kisi-kisi itu, hehehe.

Tapi kan ngga begitu kenyataannya.

Terserah orang itu lah mau tanya apa, ngobrol apa.

Mulut mulut dia.

Dan karena orang introvert butuh waktu lebih lama untuk memproses sebuah pertanyaan dan mencari jawaban, terus ngga mau membuat orang lama menunggu, dia jadi merasa ngga percaya diri karena ngga bisa menjawab dengan cepat.

Jadi, mendingan ngga ketemu saja. Kira-kira begitu.

Karena spontanitas cukup berat untuk orang introvert.

 

  1. Ngga menguasai materi dan ngga bisa berimprovisasi.
Takut ngga menguasai materi (pixabay.com)
Takut ngga menguasai materi (pixabay.com)

Sama kayak poin nomor 3 di atas, orang introvert paling anti kalau ngga ada persiapan. Maunya semua sudah dipersiapkan dan 100% berjalan sesuai rencana.

Kalau harus ketemu orang baru untuk ngobrol tentang hal-hal yang ngga dikuasainya, sebisa mungkin ngga ketemu deh mendingan.

Ngga suka untuk bilang ngga tahu.

Takut terlihat ngga menguasai.

Tapi juga takut berimprovisasi.

Yah, semacam jawaban-jawaban politis lah.

Padahal ngeles, hehehe.

Ini tidak biasa dilakukan orang introvert.

 

  1. Ketemu mendadak.
Pertemuan mendadak (pixabay.com)
Pertemuan mendadak (pixabay.com)

Ngga ada janji ngga ada angin, tahu-tahu mengajak bertemu. Nah, ini juga berkaitan dengan poin nomor 3 tadi.

Maunya kabur.

Menghindar sebisa mungkin.

Karena takut dengan bahan yang bakal diobrolin, ngga bisa asal basa-basi, ngga bisa berpikir cepat, semua jadi satu muncul di waktu yang sama kalau ketemuan mendadak dengan orang baru.

Puncak dari segala penderitaan, hahaha.

 

Baca juga:

 

Tips percaya diri untuk introvert bertemu orang baru

Oke. Sekarang sudah tahu apa hambatannya.

Terus gimana mengatasinya?

Ini pengalaman saya.

Mudah-mudahan ada yang bisa anda ambil juga.

  1. Ingat-ingat, ekspektasi orang ngga setinggi standar yang kita tetapkan.
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru - kenali standar anda (pixabay.com)
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru – kenali standar anda (pixabay.com)

Hambatan orang-orang introvert adalah terlalu tinggi menetapkan standar untuk dirinya.

Nah, kalau sudah tahu, berarti tahu juga dong kalau ternyata ekspektasi orang ngga setinggi itu.

Santai saja.

Saya sudah praktekkan.

Dan ternyata memang benar begitu kenyataannya.

Waktu ketemu dan berbincang, ternyata ekspektasi mereka memang tidak setinggi standar yang saya buat. Apa yang mereka harapkan dari saya, bahkan masih dibawah apa yang saya sebenarnya bisa lakukan.

Jadi kenapa harus takut? Kita punya standar, OK. Tapi jangan malah menghambat kita untuk maju.

Coba sekali-sekali jangan hiraukan standar itu.

Tenangkan diri kamu.

Majulah.

Temui orang-orang baru.

Rasakan pengalamannya.

Kalau sudah mengalami sendiri, anda akan tahu kalau apa yang orang harapkan pada anda memang tidaklah setinggi itu.

Dan jika suatu saat anda merasakan rasa tidak percaya diri yang sama, anda tahu dimana batasnya untuk berhenti merasa tidak percaya diri dan terus maju dengan apa yang anda bisa.

 

  1. Persiapkan bahan-bahan obrolan standar sebelum bertemu.
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru - persiapkan bahan (pixabay.com)
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru – persiapkan bahan (pixabay.com)

Kalau ketemu orang baru, paling apa sih yang ditanya? Siapa namanya, dimana tinggalnya, kerja dimana, paling begitu-begitu saja. Standar.

Jadi siapkan pertanyaan-pertanyaan standar seperti itu. Selalu siap dengan pertanyaan yang sama. Ngga apa-apa. Lagian ngga mungkin juga kan baru ketemu sudah bertanya cita-citanya apa, lagi ada masalah apa, ya kan? Terlalu dalam.

Jadi, siapkan satu set pertanyaan standar untuk ditanyakan pada saat bertemu orang baru. Sisanya, biarkan berkembang obrolan itu dari sana.

Cara lainnya, obrolkan kejadian atau suasana waktu itu.

Misal, wah, suasana hari ini cerah ya.

Atau, tadi macet banget pas jalan kesini, anda gimana? Macet juga?

Atau, lihat deh, kalau lubang di jalan itu ngga ditutup, bisa bahaya.

Gimana? Dapat poinnya? Itu salah satu yang bisa dijadikan bahan obrolan saat ketemu pertama kali. Siapkan saja satu set pertanyaan-pertanyaan itu.

 

  1. Kuasai materi sebanyak mungkin, kemudian santailah.
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru - kuasai materi (pixabay.com)
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru – kuasai materi (pixabay.com)

Tahu banyak wawasan memang bisa buat percaya diri meningkat. Jadi, lakukanlah. Ngga ada cara lain.

Kalau kamu ada janji bertemu dengan orang baru untuk berdiskusi tentang satu hal, ya kuasai hal tersebut.

Dari A sampai Z.

Tapi, jangan lupa, tetap santai.

Sadari bahwa ada batasan disana. Ngga mungkin kita bisa menguasai semuanya. Terutama kalau waktunya sudah mepet.

Kalau kasusnya begitu, waktu sudah mepet, gimana?

Apa yang harus dilakukan?

Tampung saja pertanyaan yang belum terjawab. Bilang, kita belum bisa jawab sekarang, tapi kita akan cari jawabannya, dan kembali lagi. Kira-kira begitu. Ngga masalah.

Yang penting, kita benar-benar mencari jawabannya dan kembali lagi. Bukan sekedar omongan.

 

Baca juga:

 

  1. Belajarlah sedikit berbasa-basi.
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru - belajar basa basi (pixabay.com)
Cara menghilangkan rasa takut bertemu orang baru – belajar basa basi (pixabay.com)

Pertemuan mendadak ngga bisa dihindari. Iya lah, mana ada yang semuanya berjalan sesuai rencana.

Misal, kamu ada janji bertemu orang baru untuk membahas masalah A, tiba-tiba pas dijalan malah ketemu dan anda tahu itu orangnya. Terus gimana?

Belajarlah berbasa-basi. Pakai satu set pertanyaan standar di poin nomor dua diatas.

Bukan untuk jadi inti obrolan loh ya. Tapi itu hanya sebagai pembuka saja.

Diawali dengan basa-basi, lama kelamaan juga akan berkembang obrolannya ke topik yang seharusnya didiskusikan.

Satu set pertanyaan tadi adalah pembuka jalannya.

Jangan lupa, berlatihlah spontan. Tanpa rencana.

Biasakan diri kamu.

Kembangkan zona nyaman anda ke arah sana.

Keahlian ini juga sangat penting sewaktu-waktu kita terjebak dalam situasi yang memerlukan spontanitas.

Kesempatan ngga datang dua kali kan?

***

Gimana?

Sudah ada gambaran mengenai apa hambatan orang introvert untuk bertemu orang baru dan cara menghilangkan rasa takut itu? Mudah-mudahan sudah ya.

Kalau kamu punya cara lain, bisa berbagi dengan saya. Bisa email atau komen dibawah sini. Siapa tahu juga bermanfaat buat orang lain yang punya masalah yang sama.

Sekali lagi, keahlian, atau apa ya menyebutnya, karakter? Ini penting untuk membangun relasi. Karena siapa yang tahu kalau orang yang baru kita temui, yang kelak menjadi relasi kita, bisa membantu kita keluar dari masalah yang sedang kita hadapi.

Atau, malah kita yang bisa membantu mereka?

Memanfaatkan kebisaan kita.

Siapa yang tahu.

Ya kan?

(Kang Galuh, meet new people)

 

Join di t.me/kanggaluhchannel supaya ngga ketinggalan artikel-artikel menarik lainnya.

Pocket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *